Writing the Research Report 
Menulis Laporan Penelitian 
Collated and edited by Ross Woods, 2026
The research report explains what you actually did, rather than simply repeating what you planned to do. Your research plan is the starting point. Go through the plan and describe how the research was actually conducted. However, the report should reflect what happened in practice, including any changes, problems, or unexpected decisions.
- In a journal article, this account will normally form the Methods or Methodology section rather than a separate “research report” section.
- The journal editor and reviewer will read the research report carefully. If it does not look accurate and realistic, your article will probably be rejected.
- Do not rewrite the research plan afterwards to make it appear that everything happened as originally intended. The report should honestly describe any significant differences between the planned and actual research.
- Do not include detailed discussion of what the findings mean; that belongs later in the analysis, findings, and discussion sections.
- A useful principle is: “The research plan explains what you intended to do. The research report explains what you actually did, what changed, why it changed, and provides enough information for another researcher to understand how the study was conducted.”
Step 1. Use your research plan as the framework
Follow approximately the same structure as your research plan. For example, your plan might have described:
- participants
- recruitment
- research setting
- data collection
- research questions
- ethical procedures
- data analysis
If so, report these same aspects of the research. This also makes it easy to compare what you planned to do with what you actually did.
Step 2. Change future tense to past tense
A research plan describes what you intend to do. The research report describes what you actually did.
For example:
- Research plan: “Three focus groups will be conducted with approximately six participants in each group.”
- Research report: “Three focus groups were conducted. One group had seven participants and the other two groups had six each.
Similarly:
- Plan: “Participants will be recruited through the college administrator.”
- Report: “Participants were recruited through the college administrator.”
However, do not simply change the grammar; check that the statement accurately describes what actually happened.
Step 3. Report what actually happened
Sometimes the research does not proceed exactly according to plan. Report the actual procedure rather than pretending that everything happened as originally planned. The report should provide an accurate record of the research that was actually conducted. For example:
- Plan: “Each focus group will contain six to eight participants.”
- What actually happened: “The first focus group contained seven participants. However, two participants withdrew before the second focus group, so it was conducted with five participants.”
Step 4. Explain unexpected problems and decisions
Briefly describe significant problems or unexpected circumstances that affected the research. These might include:
- participants withdrawing
- difficulty recruiting participants
- changes in the availability of participants
- technical problems
- difficulty obtaining access to a research site
- participants misunderstanding a question
- a focus group taking longer or shorter than expected
- unexpected ethical or privacy concerns
- problems with recording or transcription
- new issues arising during data collection
Do not include every small inconvenience. Include problems that affected how the research was conducted or how the data should be understood. For example:
“The first focus group revealed that participants found two of the questions difficult to understand. The wording of these questions was simplified for the remaining focus groups.”
Step 5. Explain changes to the original research plan
Identify any important changes or adjustments that you made after the research plan was approved or finalized. Some are simply adjusting to the practical realities of the situation, while others are solutions to problems. For each important change, explain what was originally planned, what was changed, and why it was changed.
Example 1
The original plan was to conduct four focus groups. However, only three groups were conducted because sufficient data had been collected to answer the research question and the later data were producing little new information.
Example 2
The research plan proposed 60-minute focus groups. In practice, the sessions lasted between 70 and 80 minutes because participants provided more detailed responses than expected.
Example 3
Two participants withdrew shortly before the second focus group. Because replacement participants could not be recruited in time, the group proceeded with five participants.
The purpose is not to apologize for changes, because changes are normal. The important requirement is to report them accurately and explain why they were necessary.
Note. Distinguish minor and significant changes. You do not need to document every small difference between the plan and the actual research; minor administrative changes normally do not require detailed explanation. However, you should report changes that could affect:
- the participants or sample
- the quality or amount of data
- the research procedure
- the interpretation of the findings
- research ethics
- the reliability or credibility of the research
Step 6. Check the amount of detail
Although journal articles seldom have enough space for great detail, you still need to provide enough for the readers. The readers (journal editor and reviewer) will not have seen your original research plan. Consequently, you need to describe the research clearly enough for them to understand who participated, how the data were collected, and how the data were analysed.
Laporan penelitian menjelaskan apa yang benar-benar Anda lakukan, bukan sekadar mengulangi apa yang Anda rencanakan untuk dilakukan. Rencana penelitian Anda merupakan titik awal. Tinjau kembali rencana tersebut dan jelaskan bagaimana penelitian itu benar-benar dilaksanakan. Namun, laporan harus mencerminkan apa yang terjadi dalam praktik, termasuk setiap perubahan, masalah, atau keputusan yang tidak terduga.
- Dalam artikel jurnal, uraian ini biasanya menjadi bagian Metode atau Metodologi, bukan bagian tersendiri yang disebut “laporan penelitian”.
- Editor dan reviewer jurnal akan membaca laporan penelitian dengan cermat. Jika laporan tersebut tampak tidak akurat dan tidak realistis, artikel Anda kemungkinan besar akan ditolak.
- Jangan menulis ulang rencana penelitian setelah penelitian selesai agar seolah-olah semuanya berlangsung sesuai dengan rencana awal. Laporan harus secara jujur menjelaskan setiap perbedaan penting antara penelitian yang direncanakan dan penelitian yang benar-benar dilaksanakan.
- Jangan memasukkan pembahasan terperinci tentang makna temuan; hal tersebut dibahas kemudian dalam bagian analisis, temuan, dan pembahasan.
- Prinsip yang berguna adalah: “Rencana penelitian menjelaskan apa yang Anda rencanakan untuk dilakukan. Laporan penelitian menjelaskan apa yang benar-benar Anda lakukan, apa yang berubah, mengapa perubahan itu dilakukan, dan memberikan informasi yang cukup agar peneliti lain dapat memahami bagaimana penelitian tersebut dilaksanakan.”
Langkah 1. Gunakan rencana penelitian Anda sebagai kerangka
Ikuti kurang lebih struktur yang sama dengan rencana penelitian Anda. Misalnya, rencana Anda mungkin telah menjelaskan:
- partisipan
- rekrutmen
- lokasi penelitian
- pengumpulan data
- pertanyaan penelitian
- prosedur etika
- analisis data
Jika demikian, laporkan aspek-aspek yang sama dalam penelitian Anda. Hal ini juga memudahkan untuk membandingkan apa yang Anda rencanakan untuk dilakukan dengan apa yang benar-benar Anda lakukan.
Langkah 2. Ubah bentuk waktu yang menunjukkan masa depan menjadi bentuk lampau
Rencana penelitian menjelaskan apa yang Anda rencanakan untuk dilakukan. Laporan penelitian menjelaskan apa yang benar-benar Anda lakukan.
Misalnya:
- Rencana penelitian: “Tiga kelompok fokus akan dilaksanakan dengan sekitar enam partisipan dalam setiap kelompok.”
- Laporan penelitian: “Tiga kelompok fokus telah dilaksanakan. Satu kelompok terdiri atas tujuh partisipan dan dua kelompok lainnya masing-masing terdiri atas enam partisipan.”
Demikian pula:
- Rencana: “Partisipan akan direkrut melalui administrator perguruan tinggi.”
- Laporan: “Partisipan direkrut melalui administrator perguruan tinggi.”
Namun, jangan hanya mengubah tata bahasanya; pastikan bahwa pernyataan tersebut secara akurat menggambarkan apa yang benar-benar terjadi.
Langkah 3. Laporkan apa yang sebenarnya terjadi
Terkadang penelitian tidak berjalan persis sesuai dengan rencana. Laporkan prosedur yang benar-benar dilakukan, bukan seolah-olah semuanya terjadi sesuai dengan rencana awal. Laporan harus memberikan catatan yang akurat tentang penelitian yang benar-benar dilaksanakan. Contohnya:
- Rencana: “Setiap kelompok fokus akan terdiri dari enam hingga delapan peserta.”
- Yang sebenarnya terjadi: “Kelompok fokus pertama terdiri dari tujuh peserta. Namun, dua peserta mengundurkan diri sebelum kelompok fokus kedua, sehingga kelompok tersebut dilaksanakan dengan lima peserta.”
Langkah 4. Jelaskan masalah dan keputusan yang tidak terduga
Jelaskan secara singkat masalah penting atau keadaan tidak terduga yang memengaruhi penelitian. Hal-hal tersebut dapat mencakup:
- peserta mengundurkan diri
- kesulitan merekrut peserta
- perubahan dalam ketersediaan peserta
- masalah teknis
- kesulitan memperoleh akses ke lokasi penelitian
- peserta salah memahami suatu pertanyaan
- kelompok fokus berlangsung lebih lama atau lebih singkat daripada yang diperkirakan
- masalah etika atau privasi yang tidak terduga
- masalah dalam perekaman atau transkripsi
- munculnya persoalan baru selama pengumpulan data
Jangan mencantumkan setiap masalah kecil yang terjadi. Cantumkan masalah yang memengaruhi cara penelitian dilaksanakan atau cara data harus dipahami. Contohnya:
“Kelompok fokus pertama menunjukkan bahwa peserta mengalami kesulitan memahami dua pertanyaan. Susunan kata dalam pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian disederhanakan untuk kelompok fokus berikutnya.”
Langkah 5. Jelaskan perubahan terhadap rencana penelitian awal
Identifikasi setiap perubahan atau penyesuaian penting yang Anda lakukan setelah rencana penelitian disetujui atau difinalisasi. Sebagian perubahan hanya merupakan penyesuaian terhadap kenyataan praktis di lapangan, sedangkan perubahan lainnya merupakan solusi terhadap masalah yang muncul. Untuk setiap perubahan penting, jelaskan apa yang awalnya direncanakan, apa yang diubah, dan mengapa perubahan tersebut dilakukan.
Contoh 1
Rencana awal adalah melaksanakan empat kelompok fokus. Namun, hanya tiga kelompok yang dilaksanakan karena data yang terkumpul sudah cukup untuk menjawab pertanyaan penelitian dan data yang diperoleh pada tahap akhir hanya menghasilkan sedikit informasi baru.
Contoh 2
Rencana penelitian mengusulkan kelompok fokus yang berlangsung selama 60 menit. Dalam pelaksanaannya, sesi berlangsung antara 70 hingga 80 menit karena peserta memberikan jawaban yang lebih terperinci daripada yang diperkirakan.
Contoh 3
Dua peserta mengundurkan diri sesaat sebelum kelompok fokus kedua. Karena peserta pengganti tidak dapat direkrut tepat waktu, kelompok tersebut tetap dilaksanakan dengan lima peserta.
Tujuannya bukan untuk meminta maaf atas perubahan tersebut, karena perubahan merupakan hal yang wajar. Hal yang penting adalah melaporkannya secara akurat dan menjelaskan mengapa perubahan tersebut diperlukan.
Catatan. Bedakan antara perubahan kecil dan perubahan yang signifikan. Anda tidak perlu mencatat setiap perbedaan kecil antara rencana dan penelitian yang sebenarnya dilaksanakan; perubahan administratif kecil biasanya tidak memerlukan penjelasan secara terperinci. Namun, Anda harus melaporkan perubahan yang dapat memengaruhi:
- peserta atau sampel
- kualitas atau jumlah data
- prosedur penelitian
- interpretasi temuan
- etika penelitian
- reliabilitas atau kredibilitas penelitian
Langkah 6. Periksa jumlah rincian yang diberikan
Meskipun artikel jurnal jarang memiliki ruang yang cukup untuk memberikan rincian yang sangat banyak, Anda tetap perlu memberikan informasi yang memadai kepada pembaca. Pembaca (editor dan reviewer jurnal) belum melihat rencana penelitian awal Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menjelaskan penelitian dengan cukup jelas agar mereka dapat memahami siapa yang berpartisipasi, bagaimana data dikumpulkan, dan bagaimana data dianalisis.
CC BY-NC-ND
This work is released under a CC BY-NC-ND license, which means that you are free to do with it as you please as long as you (1) properly attribute it, (2) do not use it for commercial gain, and (3) do not create derivative works. Link
Disclaimer: Artificial Intelligence (AI) was used in some parts of this book. If AI plagiarized your content, contact the author with evidence to initiate changes.